Petani yang Menarik Tunas Padinya (拔苗助长)
Tidak sabar melihat padinya tumbuh lambat, seorang petani menarik setiap tunas sedikit ke atas. Keesokan harinya, sawahnya layu semua.
Kumpulan kisah
Tidak sabar melihat padinya tumbuh lambat, seorang petani menarik setiap tunas sedikit ke atas. Keesokan harinya, sawahnya layu semua.
Satu orang yang tak termaafkan, satu butir kentang. Selama seminggu, murid-murid itu harus membawanya ke mana pun.
Di tengah sungai, sahabatnya mengaku ingin mengambil hatinya. Tanpa jalan kabur, si monyet hanya punya satu senjata: kepala yang dingin.
Dua kali ia berteriak "Serigala!" hanya untuk bercanda. Ketika serigala sungguhan datang, tak seorang pun mau percaya.
Satu tulisan membuatnya dibuang ke Belanda. Bertahun-tahun kemudian ia melakukan hal yang tak terbayangkan bagi seorang Raden Mas.
Karena iba, seorang lelaki menggunting kepompong agar kupu-kupu mudah keluar. Niatnya baik, tetapi akibatnya tak pernah ia duga.
Sebuah patung berlapis emas menangis melihat kotanya. Seekor burung layang-layang yang hanya mau singgah semalam tak pernah sampai ke Mesir.
Di musim dingin yang menggigit, seorang petani menemukan seekor ular yang kaku kedinginan. Hatinya tergerak untuk menolong makhluk itu.
Martin si tukang sepatu menunggu kunjungan Tuhan sepanjang hari. Yang datang hanya prajurit tua, ibu muda, dan nenek penjual apel. Atau benarkah…
Semua cerita di dunia tersimpan di langit, dan harganya terlalu mahal bahkan bagi raja-raja. Lalu datanglah seekor laba-laba kecil yang bertanya berapa…