Dua Sahabat dan Beruang
Mereka berjanji saling menjaga. Lalu seekor beruang muncul, dan salah satunya langsung memanjat pohon sendirian.
Kumpulan kisah
Mereka berjanji saling menjaga. Lalu seekor beruang muncul, dan salah satunya langsung memanjat pohon sendirian.
Olimpiade 1992, Indonesia belum pernah meraih emas. Di final, Susi Susanti kalah di gim pertama. Lalu Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya.
Kakek, nenek, cucu, anjing, dan kucing tak sanggup mencabut lobak raksasa. Lalu datanglah seekor tikus kecil.
Dua ekor anjing memasuki rumah yang sama. Yang satu keluar dengan seribu teman, yang lain tak pernah mau kembali.
Dengan bulu pinjaman, kura-kura ikut burung-burung ke pesta di langit. Ia memakai nama baru yang licik, dan akibatnya ia tanggung sendiri.
Difitnah oleh raja yang ditolaknya, Sri Tanjung bersumpah di tepi sungai: bila aku tak bersalah, air ini akan harum. Dari sanalah nama…
Seorang pengembara kemalaman di depan dua rumah yang berhadapan, satu megah dan satu reyot. Pintu mana yang terbuka akan mengubah nasib kedua…
Dua sahabat yang ladangnya berdampingan berjanji setia sampai mati. Lalu seorang asing berjalan di antara ladang mereka dengan topi yang tak biasa.
Tak satu pun topinya laku. Dalam perjalanan pulang, kakek yang miskin memakaikan topi-topi itu pada patung-patung Jizo yang tertutup salju.
Ia membaca satu buku empat puluh kali sampai hafal, dan tetap tidak mengerti. Pemuda paling pandai di Bukhara itu hampir menyerah.