Gopal Bhar Menghitung Bintang
Sang Nawab memerintahkan agar bumi diukur dan bintang dihitung. Gopal Bhar menyanggupinya, dengan syarat waktu setahun dan sejuta rupee.
Sang Nawab memerintahkan agar bumi diukur dan bintang dihitung. Gopal Bhar menyanggupinya, dengan syarat waktu setahun dan sejuta rupee.
Sebongkah garam membuat secangkir air tak bisa diminum, tetapi Sungai Gangga tak merasakannya sama sekali. Perumpamaan ini berbicara tentang ukuran hati.
Pohon carob baru berbuah setelah tujuh puluh tahun. Mengapa seorang kakek tua tetap bersusah payah menanamnya?
Penguasa negeri sudah bosan dengan semua makanan lezat, lalu Trạng Quỳnh menjanjikan hidangan yang belum pernah ia cicipi. Syaratnya hanya satu: mau…
Saudagar kikir dari Baghdad berusaha membuang sandal tuanya. Tapi setiap kali dibuang, sandal itu kembali membawa denda baru.
Harimau lapar menguping dari balik dinding, dan mendengar ada makhluk yang lebih ditakuti daripada dirinya. Malam itu ia tak bisa tenang lagi.
Seekor burung ajaib membayar buah belimbing dengan emas, asalkan dibawa dalam kantong tiga jengkal. Sang adik menurut. Sang kakak menjahit dua belas…
Anjing setia mereka dibunuh tetangga yang serakah. Namun dari abu kesedihan itu, pohon-pohon sakura yang layu mekar kembali.
Ajisaka menaklukkan raja raksasa hanya dengan sorban. Tetapi dua pesan yang ia berikan kepada dua abdi setianya kelak akan bertabrakan.
Tan Bun An membawa Siti Fatimah pulang ke Palembang bersama tujuh guci hadiah. Di muara Sungai Musi, ia ingin melihat isinya lebih…