Air Mata Susi Susanti di Barcelona
Olimpiade 1992, Indonesia belum pernah meraih emas. Di final, Susi Susanti kalah di gim pertama. Lalu Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya.
Olimpiade 1992, Indonesia belum pernah meraih emas. Di final, Susi Susanti kalah di gim pertama. Lalu Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya.
Kakek, nenek, cucu, anjing, dan kucing tak sanggup mencabut lobak raksasa. Lalu datanglah seekor tikus kecil.
Dua ekor anjing memasuki rumah yang sama. Yang satu keluar dengan seribu teman, yang lain tak pernah mau kembali.
Dengan bulu pinjaman, kura-kura ikut burung-burung ke pesta di langit. Ia memakai nama baru yang licik, dan akibatnya ia tanggung sendiri.
Hoca menjual rumahnya dengan satu syarat aneh: sebatang paku di dinding tetap miliknya. Si pembeli tertawa, untuk sementara.
Difitnah oleh raja yang ditolaknya, Sri Tanjung bersumpah di tepi sungai: bila aku tak bersalah, air ini akan harum. Dari sanalah nama…
Seorang pengembara kemalaman di depan dua rumah yang berhadapan, satu megah dan satu reyot. Pintu mana yang terbuka akan mengubah nasib kedua…
Dua sahabat yang ladangnya berdampingan berjanji setia sampai mati. Lalu seorang asing berjalan di antara ladang mereka dengan topi yang tak biasa.
Tak satu pun topinya laku. Dalam perjalanan pulang, kakek yang miskin memakaikan topi-topi itu pada patung-patung Jizo yang tertutup salju.
Monyet-monyet itu marah mendapat tiga kacang di pagi hari dan empat di sore hari. Pemiliknya lalu menawarkan empat di pagi dan tiga…