Anansi dan Guci Kebijaksanaan
Anansi si laba-laba ingin menyimpan seluruh kebijaksanaan dunia untuk dirinya sendiri. Seorang anak kecil membuatnya berubah pikiran.
Anansi si laba-laba ingin menyimpan seluruh kebijaksanaan dunia untuk dirinya sendiri. Seorang anak kecil membuatnya berubah pikiran.
Ia lahir dari buah merah pemberian seekor naga, lalu meninggalkan istana naik perahu. Ujian terberat dalam perjalanannya justru terjadi saat tak seorang…
Seluruh desa berpesta dan mengusir anak penuh luka yang meminta makan. Hanya seorang nenek miskin yang membukakan pintu. Lalu sebatang lidi ditancapkan.
Seorang pemuda menolong bangau yang terjerat. Malamnya datang seorang perempuan yang pandai menenun, dengan satu pesan: jangan pernah mengintip.
Ibunya berpesan agar membeli bebek yang berat. I Belog menurut, lalu di tepi sungai ia punya gagasan untuk membuktikannya.
Di ruangan yang gelap, empat lilin berbicara satu per satu, dan satu per satu pula mereka padam. Lalu pintu kamar terbuka.
Mertua, suami, lalu anaknya tewas dimangsa harimau di tempat yang sama. Mengapa ia tidak pindah? Jawabannya membuat Konfusius menasihati murid-muridnya.
Hoca membeli delapan keledai, tetapi setiap kali dihitung di perjalanan jumlahnya tinggal tujuh. Pasti ada sihir di sini.
Perampok paling ditakuti di Kosala mengejar seorang pertapa yang hanya berjalan, tetapi tak bisa menyusulnya. "Berhenti!" teriaknya. Jawaban sang pertapa mengubah hidupnya.
Kapaknya jatuh ke sungai. Hermes muncul membawa kapak emas dan bertanya, "Apakah ini kapakmu?"