Inspirasi Hidup
Inspirasi

Batu di Tengah Jalan

2 menit baca

Sebuah batu besar menghalangi jalan, seperti batu dalam kisah ini. Gambar: Peter Moore · CC BY-SA 2.0 · sumber

Pada zaman dahulu, seorang raja yang bijak ingin menguji rakyatnya. Pada suatu malam, ia meminta pengawalnya meletakkan sebuah batu besar di tengah jalan yang biasa dilalui orang menuju pasar. Lalu ia bersembunyi di balik pepohonan untuk melihat apa yang akan terjadi.

Pagi harinya, seorang saudagar kaya lewat bersama pelayannya. Ia berhenti, mendecak kesal, lalu memutar jalan. “Pemerintah macam apa yang membiarkan batu sebesar ini di jalan?” katanya sambil berlalu.

Tak lama kemudian, serombongan prajurit lewat. Mereka menggerutu pada pemimpin desa, lalu menyingkir ke tepi jalan dan melanjutkan perjalanan. Satu per satu orang datang. Ada yang mengomel, ada yang menyalahkan, dan hampir semuanya hanya berjalan memutar.

Menjelang sore, seorang petani miskin datang dengan memikul sekeranjang sayuran. Ia melihat batu itu dan berhenti. “Kalau dibiarkan, orang bisa terantuk di sini, terutama anak-anak,” pikirnya.

Ia meletakkan keranjangnya, lalu mulai mendorong batu itu. Ia mendorong sekuat tenaga, berhenti sebentar untuk mengatur napas, lalu mendorong lagi. Keringat membasahi bajunya. Akhirnya, setelah lama sekali, batu itu bergeser ke pinggir jalan.

Ketika ia hendak mengangkat keranjangnya, matanya tertumbuk pada sebuah kantong kecil di tempat bekas batu itu terletak. Di dalamnya ada banyak koin emas dan sehelai pesan tertulis.

“Emas ini untuk orang yang bersedia menyingkirkan batu dari jalan,” begitu bunyinya.

Sang raja keluar dari persembunyiannya dan tersenyum. “Hampir semua orang melihat batu itu, tapi baru engkau yang menganggapnya sebagai urusanmu.”

💖 Pesan Moral

  • Setiap rintangan menyimpan peluang. Banyak orang berhenti pada rintangannya dan tak pernah melihat kesempatan di baliknya.
  • Jangan menunggu orang lain. Menyalahkan itu mudah; bertindak itu yang mengubah keadaan.
  • Peduli pada kepentingan bersama. Petani itu bergerak karena memikirkan orang yang akan lewat sesudahnya, bukan karena berharap hadiah.
  • Hasil baik sering datang setelah kerja yang berat. Batu itu tidak bergeser dalam sekali dorong.

Diceritakan ulang oleh Inspirasi Hidup dari perumpamaan populer tentang batu di tengah jalan yang beredar dalam banyak versi; penulis aslinya tidak diketahui.